Swalayan 800 MW.

Minimarket ini milik Koperasi Usaha Bhakti PT PJB UP Paiton.

Sunrise at Paiton Powerplant Complex.

Matahari terbit di Kompleks Pembangkit Listrik Terbesar di Indonesia.

Kuliner Ikan Bakar Segar

Warung AC Alam Pak Tjip selalu menjadi favorit pengunjung Paiton.

Suatu Pagi di TPI Paiton

Aktifitas Nelayan di tempat Pelelangan Ikan Paiton dari sudut pandang Agus Hardjanto

Senja di Paiton

Kompleks Pembangkit Listrik yang mengaliri perekonomian Paiton.

Tampilkan postingan dengan label Pembangkit Listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangkit Listrik. Tampilkan semua postingan

Rekrutmen D3 / S1 Reguler Tahap III PT. Indonesia Power Tahun 2016

Rekrutmen PT. Indonesia Power Reguler Tahap III Tahun 2016 



Persyaratan Administrasi 
  1. Jenis Kelamin :
    a. Laki-laki untuk Teknik
    b. Laki-laki/Perempuan untuk Non Teknik 
  2. Usia : - S1/D4 : 1988 - D3 : 1991 dan sesudahnya 
  3. Indeks Prestasi Kumulatif :
    a. Teknik : IPK > 2,75 (Skala 4)
    b. Non Teknik : IPK > 3,00 (Skala 4) 
  4. Diutamakan, bagi pelamar Non Teknik harus memiliki kemampuan berbahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku dan dikeluarkan lembaga resmi : TOEFL skor minimal 450, atau TOEIC skor minimal 470 atau IELTS skor minimal 4 
  5. Harus memiliki Ijazah atau Surat Keterangan Lulus sesuai dengan Jenjang Pendidikan. 
  6. Bersedia untuk ditempatkan di seluruh Unit Kerja PT Indonesia Power. 
  7. Wajib menjalani Ikatan Dinas selama 5 (lima) tahun sejak mengikuti Diklat Prajabatan 
  8. Pelamar setingkat S1/D4 tidak boleh memilih jabatan setingkat D3 (down grade) 
  9. Sehat jasmani untuk melaksanakan tugas pekerjaan di PT Indonesia Power dan tidak buta warna parsial/ total, yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari Dokter; 
  10. Berkelakuan baik dinyatakan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

Mekanisme Pendaftaran 
  1. Pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) Bidang/Jurusan sesuai tingkat pendidikan dan program studi/bidang minat yang dimiliki.
  2. Melakukan pendaftaran secara online pada website : http://erecruitment.indonesiapower.co.id/
  3. Pemanggilan peserta kelulusan tiap tahapan tes dan lokasi tes akan diumumkan melalui website http://erecruitment.indonesiapower.co.id/
  4. Apabila terdapat perbedaan data antara Soft Copy (Online) dan Hard Copy (berkas lamaran) pada saat Verifikasi Dokumen akan mengakibatkan peserta GUGUR dan TIDAK DAPAT melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
  5. Keputusan untuk memanggil pelamar dan penentuan hasil seleksi sepenuhnya merupakan kewenangan PT Indonesia Power serta tidak dapat diganggu gugat.
  6. Pemanggilan peserta, kelulusan tiap tahapan tes dan lokasi tes akan diumumkan melalui website http://erecruitment.indonesiapower.co.id/

Download Dokumen Pendaftaran Lengkap


Paiton Unit 3 Produktif Alirkan 815 MW ke Grid Jawa Bali

Semenjak diresmikan 6 Juni 2012  oleh Menteri Sumber Daya Mineral Indonesia  Jero Wacik, disaksikan oleh Shigeru Ushio, Yang Mulia Duta Besar Jepang di Indonesia; Low Kian Min - Presiden Paiton Energi, dan Koji Hiramoto, Deputy Head of Power Systems - MHI, Paiton Unit 3 secara terus menerus lancar membangkitkan 815 MW ke Grid Jawa Bali.


Foto: MFurqan

Sebagai bagian dari PT Paiton Energy,  pembangkit listrik baru 815 MW ini dibangun di lokasi yang berdekatan dengan Unit 5&6 dan Unit 1&2 dalam kompleks PLTU Paiton, yang terletak sekitar 141 kilometer tenggara kota Surabaya, Pembangkit baru ini terdiri dari turbin uap dan boiler tekanan superkritis.


MHI - Mitsubishi Heacy Industry memproduksi dan memasok turbin uap dan boiler, sedangkan instalasi dan pekerjaan konstruksi dilakukan bersama oleh TOA Corporation dan Mitsui & Co, Ltd dari Jepang. 

PT Paiton Energy merupakan IPP didirikan di Indonesia pada tahun 1995. Ekuitas dimiliki oleh Mitsui & Co, Ltd; International Power dari Inggris; Tokyo Electric Power Company, Incorporated (TEPCO), dan PT Batu Hitam Perkasa Indonesia. 

Tekanan batu bara pembangkit listrik superkritis ini diharapkan memberikan efisiensi lebih tinggi dari tekanan subkritis dan mampu mengurangi konsumsi batubara relatif terhadap daya output, yang menghasilkan karbon dioksida yang lebih rendah (CO2). 



PLTU Paiton Baru - PJB Unit 9


PLTU Paiton Unit 9 ini berlokasi di desa Binor, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tepatnya di sisi barat komplek PLTU Paiton yang sudah ada. Lokasi ini berjarak sekitar 140 km dari Surabaya, di pinggir jalan raya Pantura Surabaya - Banyuwangi. 

PLTU ini berkapasitas 1 x 660 MW ini, disupervisi oleh PT. PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi selama periode Konstruksi, sesuai surat penugasan Direksi No. 00582/121/DIRKIT /2007 tanggal 09 April 2007. (Sumber: http://www.pln-jmk.co.id/media.php?module=detailpltu&id=9)

Pembangunan Proyek Percepatan Pembangkit Tenaga Listrik berbahan bakar batubara berdasarkan pada Peraturan Presiden RI Nomor 71 Tahun 2006 tanggal 05 Juli 2006 tentang penugasan kepada PT. PLN (Persero) untuk melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang menggunakan batubara. Perpres ini menjadi dasar bagi pembangunan 10 PLTU di Jawa dan 25 PLTU di Luar Jawa Bali atau yang dikenal dengan nama Proyek Percepatan PLTU 10.000 MW. Pembangunan proyek – proyek PLTU tersebut guna mengejar pasokan tenaga listrik yang akan mengalami defisit sampai beberapa tahun mendatang, serta menunjang program diversifikasi energi untuk pembangkit tenaga listrik ke non bahan bakar minyak (BBM) dengan memanfaatkan batubara berkalori rendah (4200 kcal/kg.). 

Kontrak EPC PLTU Unit 9 ditanda tangani pada tanggal 12 Maret 2007 oleh PT PLN (Persero) dan Konsorsium Harbin Power Engineering Co. Ltd. dari China dan Perusahaan Lokal PT Mitra Selaras Hutama Energi.

-Nilai Kontrak dari proyek ini sebesar US$ 389,206,488.60 dan Rp 706,630,361,158.96 belum termasuk Value Added Tax.

-Pendanaan :
* APLN
* Buyer's Credit from Bank of China

Fasilitas - fasilitas utama yang dibangun meliputi :
* Steam Turbine and Generator & Auxiliaries.
* Boiler & Auxiliaries.
* Electro Static Precipitator
* Coal Handling System
* Ash Handling System
* 150 kV and 500 kV System
* Instrumentation and Control System
* FIRE Fighting System (Water, Foam & CO2 system)
* Water Treatment Plant (WTP) and Waste Water Treatment Plant (WWTP)
* Water and Fuel Tank
* Powerhouse , Control Building and Administration Building
* Pump House and Cooling Water System
* Intake Canal & Outlet Canal
* Stack and Flue Liner 275 M high


[Update Mei 2012] 
Pembangkit Listrik ini akan diresmikan pada Bulan Juni 2012.

Paiton At First Blush

Paiton, terletak di tepi pantai utara provinsi Jawa Timur. Wilayahnya berbatasan dengan Selat Madura di utara, Kecamatan Kraksaan di sebelah barat, serta Kabupaten Situbondo di sisi Timur. Berada di koordinat 7°43'30"S 113°32'32"E.

Paiton Powerplants
Paiton Powerplants  - Foto: Supriadi
Paiton menjadi sangat terkenal bahkan ke seluruh penjuru dunia setelah dibangunnya Unit-unit Pembangkit Listrik di sebuah tanjung di ujung timur Kecamatan Paiton, Probolinggo.

Awalnya direncanakan ada 8 unit Pembangkit Listrik. Alokasi desain awal adalah:
  • Unit 1&2 yang dimiliki oleh PLN, dioperasikan oleh PT. PJB UP Paiton, anak perusahaan PT PLN.
  • Unit 3 yang rencananya 2 unit (3 dan 4) akhirnya dimodifikasi menjadi 1 unit berkapasitas 800MW yang dioperasikan oleh PT PEC.
  • Unit 5&6 yang dimiliki oleh PT Jawa Power dan dioperasikan oleh PT YTL Jawa Timur.
  • Unit 7&8 yang dimiliki oleh PT Paiton Energy Company dan dioperasikan oleh PT International Power Mitsui (Jepang)
Kini, kondisi terbaru ada 9 unit pembangkit listrik: Unit 1&2, Unit 3, Unit 5&6, Unit 7&8 dan terakhir Unit 9 PJB Services.
Fishermen boats by Josman Ginting


Sebelum kehadiran kompleks Pembangkit Listrik, Paiton lebih dikenal dengan keberadaan Pondok Pesantren Nurul Jadid, hasil tembakau disamping hasil laut dan area wisatanya. Sepanjang tepian laut, terdapat perkampungan Nelayan yang hingga kini tetap menggantungkan hidup dan penghidupannya pada tangkapan hasil laut yang kemudian dijual di Tempat Pelelangan Ikan.

Kehadiran Pembangkit-pembangkit Listrik ini membuat Paiton dikenal secara luas dan memberi dampak positif bagi masyarakat dan (sudah tentu) Pemerintah Kabupaten Probolinggo secara langsung, maupun tidak secara langsung.
Powerplants from Fishermen side - by Fery Haris
Dampak positif langsung adalah dengan tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat Probolinggo sesuai dengan kemampuannya. Sejak awal konstruksi, masyarakat terlibat dalam proyek pembangunannya. Sebagian warga muda usia yang tadinya membantu keluarga dalam pertanian, beralih profesi menjadi tenaga kerja dibidang konstruksi. Dalam proses tersebut, untuk warga yang memiliki kemampuan belajar tinggi akhirnya mendapatkan transfer ilmu berbagai pihak. 

Ukiran MegaLestari - Foto: Opisboi Kraksaan.COM
Tersedianya lapangan kerja bagi warga berdampak meningkatkan pendapatan warga, menaikkan kemampuan konsumsi masyarakat, yang kemudian menarik munculnya usaha-usaha baru. Lahirlah usaha-usaha seperti bisnis makanan, bisnis retail, hingga bisnis layanan seperti cuci motor, laundry, sampai ke kerajinan kayu dan mebel. Terjadilah trickle down effect yang mengalirkan pendapatan dari Pembangkit Listrik ke usaha-usaha milik masyarakat.

About Sunset by Josman Ginting
Masing-masing Pembangkit Listrik, memiliki departemen yang memperhatikan masyarakat sekitar lewat program-program binaan dan kemitraan. Masing-masing Pembangkit Listrik memiliki fokus tersendiri. Ada yang fokus mendukung acara Pemerintah Daerah, ada yang menitik beratkan pada upaya memfasilitasi kegiatan masyarakat, ada pula yang fokus ke bidang pendidikan jangka panjang, dan pembinaan usaha kecil sekalipun minim peliputan media dan luput dari perhatian Pemerintah.

Candi Jabung - Foto: AnakGunung
Paiton [dot]BIZ berusaha menyeimbangkan informasi agar potensi usaha masyarakat yang telah ada dapat dipertahankan, dipelihara atau bahkan dapat berkembang lebih baik dan agar usaha-usaha baru yang perlu pembinaan mendapatkan saluran publikasi yang tepat. Selain turut memberikan ruang untuk Bagian Hubungan Masyarakat menyampaikan / sosialisasikan program Community Development, External Relation, demi tercapainya tujuan program secara efektif sebagaimana diharapkan.

Foto didapat dari koleksi pribadi para fotografer yang ada di Internet dan telah dimintakan ijin penayangannya. Klik pada nama untuk mengetahui profil fotografer: Supriadi, Josman Ginting, Fery Haris, AnakGunung

Paiton Unit 5 dan 6

Pembangkit Listrik Unit 5 dan 6 dimiliki oleh PT Jawa Power dan dioperasikan oleh PT YTL Jawa Timur.

Pembangunannya dilakukan oleh Konsorsium Kontraktor yang di handle oleh Siemens AG Jerman. Perusahaan konstruksi yang berperan antara lain: Siemens AG, Black&Veatch International, MAN Takraf dengan ratusan sub-kontraktor.

Setelah hand over kepada PT Jawa Power, Paiton Private Power plant Phase II Unit 5 & 6 dioperasikan oleh PT Powergen Jawa Timur. Selang beberapa tahun kemudian, pembangkit yang memiliki standar tinggi ramah lingkungan ini ganti dioperasikan oleh PT YTL Jawa Timur.

Paiton Unit 1 & 2


PT PJB Unit Pembangkitan Paiton mengoperasikan 2 unit Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU). UP Paiton terletak di kira-kira 52 km dari arah timur probolinggo, tepatnya di desa Binhar  Bhinor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. UP Paiton memiliki   kapasitas maksimal produksi daya 800MW, yang dibangkitkan menggunakan bahan bakar batu bara dengan nilai kalori antara 4.830 s/d 5140 Kcl/Kg dan menggunakan bahan bakar HSD (untuk Start Up).

Paiton Unit 7 dan 8

Unit 7 & 8 memiliki kapasitas produksi daya maksimal 1200MW dimiliki oleh PT. Paiton Energy Co dan dioperasikan oleh PT. International Power Mitsui Operation & Maintenance Indonesia (IPMOMI) Subsidiari dari joint operation International Power PLC dan Mitsui & Co, Ltd.

Pada awal pembangunannya, Unit 7 & 8 lebih dikenal dengan Paiton Independent Powerplant Phase I - Unit 7&8. Konstruksi Pembangunannya dikerjakan oleh Konsorsium Kontraktor utama yang terdiri dari Mitsui Co (Jepang), Duke/Fluor Daniels (Joint Operation antara Duke Energy Co dengan Fluor Daniels - Amerika) dan TEC (Toyo Engineering Corporation) dan melibatkan lebih dari 100 sub-kontraktor berbagai bidang.

Powerplant ini dirancang untuk memenuhi bahkan melebihi persyaratan ramah lingkungan yang dimiliki oleh Amerika dengan memakai kontrol emisi yang menggunakan precipitator dan seawater scrubber. (sumber: Conclusion Fluor Daniel)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More